Boraks
Dalam Makanan Mempengaruhi Kesehatan
Nama
anggota ;
ü GEDE ADI WIRAWAN (01)
ü GUSTI LANANG ADI GITA
(24)
ü PUTU INDAH SENTYADEVI (19)
ü I WAYAN RENO JANU ASTA (30)
XI IPA 3
DAFTAR
ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan
Pemilihan Masalah
1.3 Rumusan Masalah
1.4
Hipotesis
1.5
Pembatasan Masalah
1.6
Manfaat Penelitian
1.7 Metode Penelitian
BAB
III
KAJIAN
TEORI
2.1
Pengertian Boraks
2.2 Ciri-ciri Makanan yang
Mengandung boraks
2.3
Pengaruh Boraks Terhadap Kesehatan
BAB IV
PEMBAHASAN
BAB V
Pembahasan
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2
Saran-saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sekarang banyak bahan-bahan kimia
yang diciptakan untuk mempermudah kerja
Manusia. Namun ditanggan para
pedagang pedagang nakal bahan kimia non makana yang berupa bora tersebut
digunakan untuk membuat makanan lebih kenyal, dan agar makanannya bertahan
lebih lama, dan agar lebih menarik dilihat. Dan bahan bahan kimia nonmakanan
berupa borak tersebut tidak diperbolehkan oleh pemerintah untuk makanan karena
dalam pengonsumsiana jangka panjang dapat berakibat fatal pada kesehatan.
Hal tersebut dilakuakan para pedagang yang diakibatkan karena harga pengawet
nonmakanan seperti borak lebih murah dan dapat ditemukan dibanyak toko.
Sedangakan pengawet makanan yang dianjurkan pemerintah tersebut mempunyai harga
yang lebih mahal. Dan sedangkan dengan mengunakan pengawet nonmakanan seperti
boraks pedagang mendapatkan untung lebih banyak dari pada mengunakan pengawet
makanan yang dianjurkan makanan.
Dalam Fenomena seperti ini seharusnya pemerintah turun tangga untuk mengatasi
masalah-masalah seperti ini dapat teratasi dan selesai.
1.2 Tujuan Pemilihan Masalah
Penulis untuk menulis karya ilmiah ini memilih masalah ini dengan beberapa
tujuan
sebagai berikut:
1. 1. Untuk mengetahui pengertian dan kandungan pada
boraks
2. 2. Untuk mengetahui ciri makanan yang mengandung boraks
3. 3.Untuk
Mengetahui dampak negatif boraks jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang
panjang.
1.3 Rumusan Masalah
Sesuai
dengan yang tertulis di latar belakang, maka penulis untuk menulis karya ilmiah
ini merumuskan masalah sebagai berikut:
1. 1. Apakah
pengertian boraks dan kandungan-kandungan pada boraks?
2. 2. Apa saja ciri-ciri makanan yang mengandung boraks?
3. 3. Apa saja damapak negatif boraks dalam pengonsumsian
jangka panjang?
1.4 Hipotesis
Dengan tertulisnya perumusan masalah diatas maka penulis mempunyai jawaban
sementara sebagai berikut:
1. Boraks adalah sebuah bahan pengawet makanan yang biasanya
digunakan untuk mengawetkan mayat.
2. Ciri-ciri makanan yang mengandung borak mempunyai warna
lebih tajam dan teksturnya lebih kenyal.
3. Dampak-dampak negatif dalam pengonsumsian jangka panjang
dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dan dapat menyebabkan kanker.
1.5 Pembatasan Masalah
Dalam pembatasan masalah ini, penulis untuk menulis karya ilmiah ini membatasi
permasalah dalam ruang lingkup tertentu. Pembatasan-pembatasan yang diinginkan
penulis adalah sebagai berikut:
Boraks adalah bahan pengawet kimia yang digunakan untuk mengawetkan mayat. Dan
boraks juga digunakan untuk industri-industri non pangan. Boraks merupakan
senyawa yang mudah larut namun ditangan pedagang nakal boraks beralih fungsi
menjadi bahan pengawet makanan yang membahayakan kesehatan.
Ciri-ciri makanan yang mengandung boraks adalah tekstur pada makanan lebih
kenyal dan warnanya lebih tajam dan kadang perbedaan sangat mencolok dengan
makanan yang mengunakan pengawet makanan yang dianjurkan pemerintah serta
menimbulkan rasa getir jika dimakan. Dan pada mie basah tidak mudah putus.
Dampak-dampak negatif boraks dalam pengonsumsian jangka panjang dapat
menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan dalam kondisi fatal dapat
menyebabkan kanker maupun kematian.
1.6 Manfaat Penelitian
Setelah penulis melakukan penelitian, penulis dapat menyampaikan manfaat dari
karyai ilmiah/penelitian tersebut yaitu antara lain:
1. Mengetahui tentang pengertian boraks maupun
kandungan-kandungan bahan kimia dalam boraks
2. Mengetahui ciri-ciri makanan yang mengandung pengawet boraks
3. Mengetahui dampak-dampak negatif dalam pengomsian bahan pengawet
boraks dalam jangka waktu yang panjang
1.7 Metode Penelitian
Untuk Mendapatkan data dan informasi yang diperlukan penulis mengunakan metode
kepustakaan dan browsing di internet. Adapun teknik yang digunakan pada
penelitian sebagai berikut:
1.
Studi Literatur
Dalam menulis karya ilmiah ini penulis mengunakan metode ini. Dengan metode
ini, penulis membaca-baca dari literatur-literatur yang ada
Dalam menulis karya ilmiah ini penulis mengunakan metode ini. Dengan metode
ini, penulis membaca-baca dari literatur-literatur yang ada
2.
Studi Eksperimen
Dalam menulis karya ilmiah ini penulis mengunakan metode ini. Dengan
metode
ini, penulis melakukan eksperimen untuk mengetahui benar atau tidaknya data yang
tercantum pada informasi di internet dan buku-buku yang tekah tersedia.
ini, penulis melakukan eksperimen untuk mengetahui benar atau tidaknya data yang
tercantum pada informasi di internet dan buku-buku yang tekah tersedia.
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1
Pengertian Boraks
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia boraks yaitu bahan pembersih (antiseptik :
zat pembantu melelehkan zat padat) yang berupa habrul (kristal) berwarna kuning
atau serbuk berwarna coklat.
2.2 Ciri-ciri Makanan yang
Mengandung boraks
Menurut web Remaja Gaptek beberapa makanan yang mengandung boaraks mempunyai
ciri ciri tertentu, dan ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut : 1.) Untuk
mie basah yang mengandung pengawet boraks mempunyai teksturnya kenyal, lebih
mengkilat, tidak lengket, dan tidak cepat mudah putus 2.) Untuk bakso yang
mengandung pengawet boraks mempunyai teksturnya sangat kenyal, warna tidak
kecoklatan seperti pengunaan daging seperti biasa namun lebih cenderung
keputihan 3.) Untuk jajanan pasar seperti lontong yang mengandung pengawet
boraks mempunyai tekstr yang sangat kenyal, mempunyai rasa yang tajam seperti
sangat gurih, membuat lidah bergetar dan memberikan rasa getar jika dimakan 4.)
Untuk kerupuk yang mengandung pengawet boraks mempunyai tekstur yang sangat
renyah dan terkadang menimbulkan rasa getir jika dimakan.
2.3 Pengaruh Boraks Terhadap
Kesehatan
Menurut web Remaja Gaptek makanan yang mengandung boraks mempunyai pengaruh
terhadap kesehatan dan untuk tubuh, dan pengaruhnya adalah sebagai berikut :
1.) jika pengawet boraks terhirup akan mengakibatkan rasa ter bakar pada hidung
serta tenggorokan, susah dalam bernafas, nafas menjadi pendek sakit kepala,
serta jika terhirup secara terus menerus dan dalam jangka wanktu yang panjang
akan berakibat fatal yaitu kanker otak 2.) jika pengawet boraks terkena kulit
akan membuat kulit menjadi kemerahan, akan membuat kulit terasa gatal, dan
membuat kulit terasa seperti terbakar 3.) jika pengawet boraks sampai terkena
mata akan membuat mata menjadi kemerahan, menyebabkan rasa gatal pada mata,
membuat mata menjadi berair, menyebabkan berbagai kerusakan pada mata,
pandangan menjadi kabur, dan dapat berakibat fatal yaitu kebutaan. 4.) jika
pengawet boraks tertelan atau terdapat dalam makanan, dalam jangaka
pengonsumsian yang terus menerus dan dalam tenggang waktu yang lama dapat
menyebakan mual-mual, muntah, membuat perut terasa perih, dan dalam pengunaan
dengan jumlah yang cukup banyak akan menyebabkan kurang darah dan jika sampai
berakibat fatal akan mengakibatkan kematian.
BAB
III
PEMBAHASAN
Boraks selain berguna untuk mengawetkan mayat ditangan para oknum pedagang
nakal yang tidak bertanggung jawab boraks menjadi bahan untuk mengawetkan
makanan, mengenyalkan makanan dan lain sebagainya. Contoh pada bakso, kerupuk,
lontong, mie basah.
Ciri-ciri makanan yang mengandung yang diberi pengawet boraks adalah sebagai
berikut untuk bakso teksturnya kenyal, untuk mie basah teksturnya tidak gampang
putus, untuk lontong teksturnya kenyal, dan untuk kerupuk mempunyai tekstur
yang sangat renyah.
Pengaruh boraks dalam makanan dapat mempengaruhi kesehatan. Contoh saja jika
pengonsumsian jangka panjang dan terus menerus akan mengakibatkan kanker,
gangguan pada ginjal, dan jika berakibat fatal dapat menyebabkan kematian.
BAB
IV
PENUTUP
Dalam bab ini penulis akan berusaha menyampaikan kesimpulan dan saran –saran
untuk pembaca, sebagai berikut:
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat penulis sampaikan, sebagai berikut:
1. Bahwa sekarang banyak makanan yang mengandung bahan pengawet non makanan
yaitu boraks. Contoh saja jajanan pasar seperti bakso, lontong, mie basah, kerupuk.
1. Bahwa sekarang banyak makanan yang mengandung bahan pengawet non makanan
yaitu boraks. Contoh saja jajanan pasar seperti bakso, lontong, mie basah, kerupuk.
2.
Dan dalam pengonsumsian jangka panjang boraks dalam makanan dapat
menyebabkan gangguan kesehatan
menyebabkan gangguan kesehatan
5.2 Saran-saran
Saran yang dapat penulis sampaikan kepada pembaca, sebagai berikut:
1. Penulis menyarankan agar pembaca dapat mengetahui mana makanan yang
mengandung boraks dan yang tidak mengandung boraks.
1. Penulis menyarankan agar pembaca dapat mengetahui mana makanan yang
mengandung boraks dan yang tidak mengandung boraks.
2.
Penulis berharap agar pembaca mengetahui bahaya-bahaya boraks untuk kesehatan.
DAFTAR
PUSTAKA
Darminto, Purwo, W.J.S. Tahun 1984. Kamus
Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai
Pustaka. Halaman : 214
Pustaka. Halaman : 214
Http://www.remajagaptek.com/2011/10/Bahaya-Borak.html
0 komentar:
Posting Komentar